Peran Guru dalam Pencegahan Bullying di PAUD

  • andini dwi arumsari universitas narotama
  • Dedi Setyawan unitomo
  • Rellista Yulianti Putri Universitas Narotama
  • Ria Rahmawati Universitas Narotama

Abstrak

Bullying merupakan perilaku sosial yang seringkali terjadi di sekolah. Bullying melibatkan siswa sebagai pelaku, korban, dan bystander. Perilaku bullying juga memberikan beberapa dampak negatif, baik untuk korban maupun untuk pelaku. Jika tindak bullying terjadi di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), maka peran seorang guru sangat dibutuhkan agar guru mampu mengenali, mengidentifikasi, dan menanganinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya peran seorang guru dalam mencegah terjadinya bullying di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka yang terkait dengan bullying yang terjadi di PAUD, dan wawancara yang dilakukan pada guru Taman Kanak-Kanak (TK). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru mengetahui tindak kekerasan apa saja yang dilakukan oleh peserta didiknya, namun guru belum mengetahui bahwa tindak kekerasan tersebut merupakan tanda-tanda terjadinya bullying yang dilakukan anak usia dini. Perilaku bullying yang terjadi pada anak usia dini merupakan tanda-tanda terjadinya peristiwa bullying dan kenakalan remaja di masa yang akan datang. Untuk itu, guru berperan penting dalam mencegah tindak bullying pada anak usia dini, agar perilaku bullying tidak berlanjut sampai ke usia remaja.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##
Diterbitkan
2019-01-26