MOTORIC http://jurnal.narotama.ac.id/index.php/paudmotoric <p>Motoric (Media of Teaching-Oriented and Children) adalah jurnal elektronik yang berisikan artikel ilmiah, hasil penelitian dan pengabdian masyarakat dengan tema pengajaran, media pembelajaran dan anak-anak. E-Jurnal ini dikelola oleh prodi PG PAUD Universitas Narotama. Jurnal ini terbit tiap 6 bulan yaitu Bulan Juni dan Desember</p> Universitas Narotama en-US MOTORIC 2580-5851 <p>The author submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to journal MOTORIC, Faculty of Science and Education, Universitas Narotama as publisher of the journal.</p> <p>Copyright encompasses exclusive rights to reproduce and deliver the article in all form and media, including reprints, photographs, microfilms and any other similar reproductions, as well as translations. The reproduction of any part of this journal, its storage in databases and its transmission by any form or media, such as electronic and mechanical copies, photocopies, recordings, magnetic media, etc will be&nbsp;assigned to journal MOTORIC, Faculty of Science and Education, Universitas Narotama as publisher of the journal.</p> PENGGUNAAN METODE EKSPERIMEN PENCAMPURAN WARNA UNTUK MENINGKATKAN KONSENTRASI ANAK PADA KELOMPOK B DI TK CIPTA INSANI SIDOARJO http://jurnal.narotama.ac.id/index.php/paudmotoric/article/view/3458 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi dari kurangnya kemampuan anak didik dalam berkonsentrasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peningkatkan konsentrasi anak melalui kegiatan eksperimen pencampuran warna. Jenis penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitiannya adalah anak didik kelompok B TK Cipta Insani Sidoarjo. Pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Penelitian dilakukan dalam II siklus Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi anak didik meningkat tiap siklusnya. Pada Siklus I, hasil penilaian dengan kriteria BSB pada indikator pertama mencapai 54,5%, pada indikator kedua mencapai 63,3% dan pada indikator ketiga mencapai 54,5%. Pada Siklus II, hasil penilaian dengan kriteria BSB pada indikator pertama mencapai 90,9%, pada indikator kedua mencapai 81,8% dan pada indikator ketiga mencapai 81,9%.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Kata Kunci: Konsentrasi, Eksperimen, Pencampuran Warna</p> Amalia Prastika Sari Varia Virdania Virdaus ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-29 2025-12-29 9 2 83 92 Kemampuan kerjasama, metode proyek,anak usia 4-5 tahun. http://jurnal.narotama.ac.id/index.php/paudmotoric/article/view/2385 <p>Kemampuan kerjasama merupakan aspek sosial penting yang perlu dikembangkan pada anak usia dini, terutama anak usia 4–5 tahun yang masih berada pada tahap egosentris. Kerjasama membantu anak belajar berbagi, berinteraksi positif, dan memahami nilai gotong royong. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan kerjasama anak kelompok A TK Cempaka Putih Semampir Surabaya melalui penerapan metode proyek. Penelitian menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas dengan model Kemmis dan McTaggart, dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tiga pertemuan. Subjek penelitian berjumlah 18 anak, terdiri atas 9 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Fokus penelitian mencakup kemampuan interaksi, tanggung jawab, dan saling membantu. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, menggunakan lembar observasi sebagai instrumen utama. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Kriteria keberhasilan ditetapkan apabila persentase kemampuan kerjasama anak mencapai minimal 76%. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan setelah penerapan metode proyek. Pada pra tindakan, kemampuan kerjasama anak berada pada persentase 47%. Setelah siklus I meningkat menjadi 63%, dan pada siklus II mencapai 83%, melampaui indikator yang telah ditentukan. Peningkatan ini dipengaruhi oleh sintaks metode proyek (2013), yaitu penentuan pertanyaan mendasar, penyusunan perencanaan, pelaksanaan, serta presentasi proyek. Struktur kegiatan ini memberi ruang bagi anak untuk berinteraksi, bertanggung jawab, dan saling membantu, sehingga kemampuan kerjasama berkembang secara optimal.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong> <em>Kemampuan kolaborasi, metode proyek, anak usia 4-5 tahun</em></p> ira yektiningtyas Sugito Muzaqi ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-29 2025-12-29 9 2 93 101 Meningkatkan Perkembangan Bahasa Keaksaraan Anak Usia 5–6 Tahun Melalui Media Ular Tangga Kreasi http://jurnal.narotama.ac.id/index.php/paudmotoric/article/view/3377 <p>Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian pra-eksperimen dengan menggunakan one group pre-test and post-test design. Subjek penelitian adalah seluruh anak kelompok B di TK Dharma Wanita Persatuan Medaeng Sidoarjo yang berjumlah 18 anak. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dengan menggunakan alat evaluasi berupa lembar observasi dan dokumentasi, serta tes unjuk kerja. Perhitungan pengolahan data dibantu dengan menggunakan SPSS versi 25. Berdasarkan hasil uji paired samples test menggunakan SPSS versi 25 menunjukkan bahwa hasil penelitian memperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 &lt; 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media ular tangga kreatif terhadap perkembangan bahasa literasi anak usia 5-6 tahun di TK Dharma Wanita Persatuan Medaeng Sidoarjo.<br>Kata Kunci: Literasi Bahasa, Pendidikan Anak Usia Dini, Perkembangan Bahasa Literasi, Permainan Ular Tangga, Pre-Test and Post-Test Design</p> A’inur Rofida Salsavira Anisa Yunita Sari ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-29 2025-12-29 9 2 102 112 THE DESIGN AND EFFICACY OF INTERACTIVE DIGITAL SIMULATIONS FOR PRESCHOOL COGNITIVE DEVELOPMENT: INTEGRATING PIAGET’S PREOPERATIONAL THEORY AND MAYER’S MULTIMEDIA PRINCIPLES http://jurnal.narotama.ac.id/index.php/paudmotoric/article/view/3509 <p>Early Childhood Education (ECE) plays a critical role in shaping foundational cognitive skills, particularly during the preoperational stage (ages 2–7 years) as theorized by Jean Piaget. Children in this phase learn optimally through active, symbolic manipulation and play. However, the global shift towards digital learning necessitates a robust instructional design framework to overcome the limitations of passive media and mitigate the risks of cognitive overload often associated with poorly structured digital content. This study addresses the urgent need for empirically validated, theory-driven digital learning tools for ECE by systematically integrating Piaget’s developmental rationale with Richard E. Mayer’s Cognitive Theory of Multimedia Learning (CTML). The research employed a systematic Research and Development (R&amp;D) approach using the five-phase ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The analysis phase defined specific cognitive targets (e.g., shape, number, and color recognition) suitable for preoperational learners. The design and development phases strictly implemented key CTML principles, such as the Coherence Principle (eliminating extraneous materials like non-essential background music) and the Modality Principle (using audio narration instead of on-screen text to prevent dual-channel overload), thereby optimizing cognitive processing efficiency for young learners. The intervention—an interactive digital simulation designed around these principles—was implemented with a sample of ECE children in Indonesia. The efficacy of the intervention was evaluated using a pre-test post-test quasi-experimental design. The results demonstrated a statistically significant improvement in the cognitive performance of the treatment group (p &lt; 0.05). Specifically, children exposed to the CTML-designed simulation showed an average cognitive gain of 25% to 30% in targeted skills (classification, counting, and problem-solving) compared to their baseline scores. This substantial gain validates the combined theoretical approach. The study concludes that the effectiveness of digital media in ECE is not inherent to the technology itself but is directly proportional to the rigor of the instructional design, confirming that minimizing extraneous cognitive load through Mayer's principles enables more efficient assimilation and accommodation of new knowledge, aligning perfectly with Piagetian demands for active learning. Future research should explore the long-term retention effects and integrate more immersive technologies like Augmented Reality (AR).10Keywords: Interactive Digital Learning; Cognitive Development; Piaget's Preoperational Stage; Multimedia Learning Principles.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Keywords</strong>: <em>Interactive Digital Learning; Cognitive Development; Piaget's Preoperational Stage; Multimedia Learning Principles</em></p> Lukman Junaedi Muchamad Arif Varia Virdania Virdaus Fitri Rofiyarti Qausya Faviandhani ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-29 2025-12-29 9 2 113 127 MANAJEMEN PENGGUNAAN MEDIA DIGITAL DI PAUD TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA DINI http://jurnal.narotama.ac.id/index.php/paudmotoric/article/view/3510 <p><strong>ABSTRACT</strong></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p>This study aims to analyze the management of digital media use in early childhood education (PAUD) and its impact on the language development of young children. The research approach used a mixed method with a sequential explanatory design. Quantitative data were obtained through questionnaires and observations of children's language development, while qualitative data were obtained through interviews and in-depth observations. The study sample consisted of 40 PAUD teachers and 80 children aged 4–6 years from three PAUD institutions in Surabaya and Sidoarjo. The results showed that digital media management which includes planning, media selection, duration settings, mentoring, and evaluation has a significant impact on children's language development (p &lt; 0.05). PAUDs that implement structured digital media management show better achievements in vocabulary development, speaking skills, and listening skills than PAUDs that do not have clear media management. Qualitative analysis shows that teacher mentoring is a key factor in ensuring that digital media use is interactive, not passive. These findings emphasize the importance of effective digital media management in supporting the stimulation of early childhood language development.</p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong>Keywords:</strong> <em>Digital Media Management, Early Childhood Education, Language Development, Early Childhood</em></p> Qausya Faviandhani Fitri Rofiyarti ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-29 2025-12-29 9 2 128 135 MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF MELALUI MEDIA BUSY BOOK KELOMPOK A TK WACHID HASYIM 2 SURABAYA http://jurnal.narotama.ac.id/index.php/paudmotoric/article/view/2540 <p>ABSTRAK</p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara meningkatkan kemampuan kognitif anak kelompok A TK Wachid Hasyim 2 Surabaya, selain itu untuk mengetahui efektifitas media busy book dalam meningkatkan kemampuan kognitif&nbsp; anak kelompok A TK Wachid Hasyim 2 Surabaya. Penelitian ini dapat meningkatkan pengetahuan serta wawasan dalam pembelajaran pengenalan konsep bilangan serta peningkatan kemampuan peneliti dalam memecahkan masalah yang khususnya berkaitan dengan meningkatkan pengenalan konsep bilangan, dengan pembelajaran pengenalan konsep bilangan melalui media busy book tersebut sehingga dapat&nbsp; menarik dan lebih efektif serta meningkatkan motivasi belajar anak. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas (classroom action research) yaitu penelitian yang dilakukan oleh guru di dalam kelas bekerja sama dengan peneliti yang menekankan pada penyempurnaan atau peningkatan proses pembelajaran. Penelitian tindakan kelas (PTK) ini dilaksanakan melalui dua siklus untuk melihat peningkatan kemampuan kognitif pengenalan konsep bilangan melalui media busy book. Subjek penelitian berjumlah 15 siswa, 10 anak memiliki kemampuan pengenalan konsep bilangan yang&nbsp; masih&nbsp; rendah. Media pembelajaran yang dibutuhkan adalah Busy Book.</p> <p>&nbsp;</p> <p><em>&nbsp;</em></p> BINA RAS SANTRI ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-12-29 2025-12-29 9 2 136 141