ANALISA PERBANDINGAN REGULASI PEMBUATAN SURAT IJIN MENGEMUDI (SIM) DAN DAMPAKNYA PADA TINGKAT KECELAKAAN DI INDONESIA DAN SWEDIA

  • Bustomi Arifin
  • Andini Dwi Arumsari

Abstract

Abstrak Dewasa ini, transportasi merupakan kebutuhan turunan yang menjadikan masyarakat lebih mudah dalam melakukan berbagai macam kegiatan baik yang bersifat ekonomi maupun sosial dan sebagainya. Dalam sudut pandang ekonomi global, transportasi merupakan salah satu kunci perekonomian, baik ditingkat lokal, regional, nasional maupun internasional. Maka dari itu, kecelakaan lalu lintas dalam dunia transportasi akan dapat memberikan dampak signifikan dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat. Jurnal ini menggunakan metode analisa perbandingan yaitu dengan membandingkan peraturan dalam pembuatan SIM di dua negara yaitu Indonesia dan Swedia untuk melihat apakah peraturan yang diterapkan kedua negara dalam proses pembuatan SIM memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kecelakaan lalu lintas dikedua negara tersebut. Terdapat perbedaan yang cukup mencolok pada proses pembuatan SIM di Indonesia bila dibandingkan dengan Swedia. Ditenggarai bahwa perbedaan proses pembuatan SIM tersebut memiliki peranan yang sangat signifikan terhadap tinggi rendahnya angka kecelakaan lalu lintas dikedua negara. Dapat dilihat dari penjelasan diatas bahwa perbedaan utama terkait prosedur pembuatan SIM di Swedia dan Indonesia adalah 1. Hasil capaian yang diperoleh dari prosedur yang diterapkan oleh lembaga penerbitan SIM 2. Hasil capaian yang diperoleh dari besaran biaya keseluruhan dalam mengajukan SIM. Berdasarkan hasil analisa yang dipaparkan diatas, dapat disimpulkan bahwa prosedur terkait pengajuan permohonan SIM juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tinggi rendahnya angka kecelakaan disuatu negara. Kata kunci: Transportasi, Analisa Perbandingan, SIM (surat ijin mengemudi)

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2017-02-21
Abstract viewed = 0 times
PDF downloaded = 0 times