PENGETAHUAN MENGENAI PERUNDUNGAN PADA GURU DI JAKARTA DITINJAU DARI JENJANG MENGAJAR

  • Novendawati Wahyu Sitasari Universitas Esa Unggul
  • Wara Rahmawati KEMENPORA
  • Yuli Asmi Rozali Universitas Esa Unggul
  • Noni Agustina Universitas Esa Unggul

Abstrak

Perundungan sudah menjadi masalah internasional dan biasanya terjadi di lingkungan sekolah. Perilaku perundungan pada anak-anak dapat berkurang secara signifikan berkat kerjasama masyarakat, konselor, guru dan siswa. Komitmen guru menjadi faktor yang menentukan dalam penurunan kasus perundungan. Kebanyakan guru belum merespon peristiwa perundungan secara efektif dan cenderung mengabaikan. Salah satu penyebab minimnya penanganan yang dilakukan guru adalah pengetahuan guru yang rendah mengenai perilaku perundungan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengetahuan mengenai perundungan pada guru di Jakarta ditinjau dari jenjang mengajar. Penelitian ini menggunakan rancangan komparatif dengan melibatkan 64 guru TK, SD, SMP, dan SMA yang berada di Jakarta dan sekitarnya. Alat ukur yang digunakan ber berdasarkan acuan dari Olweus (1993) dan Teacher Inventory of Skills and Knowledge (TISK) yang disusun oleh Horne, Bartolomucci, & Newman (2004). Analisis data dengan menggunakan Anova dan diperoleh hasil tidak ada perbedaan pengetahuan mengenai perundungan ditinjau berdasarkan jenjang mengajar (F=0,512, p > 0,05). Kemudian berdasarkan sebaran data dapat diketahui bahwa guru yang mengajar pada jenjang pendidikan SD banyak yang memiliki pengetahuan mengenai perundungan yang tinggi. Guru perempuan lebih banyak yang memiliki pengetahuan mengenai perundungan yang tinggi dibandingkan guru laki-laki. Semakin tinggi usia, semakin banyak yang memiliki pengetahuan mengenai perundungan yang rendah.

Kata Kunci: Pengetahuan, Perundungan, Guru

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##
Diterbitkan
2021-01-22