https://jurnal.narotama.ac.id/index.php/un-penmas/issue/feedUN PENMAS (Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk Negeri)2026-05-25T11:22:46+07:00Rizal Bahaswanrizal.bahaswan@narotama.ac.idOpen Journal Systems<p><strong>UN PENMAS<br></strong>Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk Negeri<br><br><strong>eISSN : 2810-000X pISSN : 2809-9990<br><br></strong><strong>UN PENMAS </strong>merupakan jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Narotama Surabaya yang mewadahi publikasi hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilaksanakan oleh Dosen - Dosen sebagai bentuk manifestasi Tri Darma Perguruan Tinggi. <br><strong>UN PENMAS</strong> merupakan jurnal elektronik yang dikelola secara profesional dengan menggunakan Open Jurnal System, diterbitkan 2 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan <strong>Mei</strong> dan <strong>November</strong>.<br><strong>Fokus dan Ruang Lingkup</strong> Artikel yang dimuat dalam <strong>UN PENMAS</strong>: Jurnal Pengabdian Masyarakat berbasis penelitian seperti <em>Participatory Action Research</em>, Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset, Riset Berbasis Masyarakat, Pembelajaran Layanan, Pengembangan Masyarakat.</p>https://jurnal.narotama.ac.id/index.php/un-penmas/article/view/3448Penerapan Prinsip Keberlanjutan di Hutan Bambu2026-05-24T14:31:05+07:00Andhy Setyawanandhy@staff.ubaya.ac.idBenny Liantob_lianto@staff.ubaya.ac.idJoko Mijiartojoko.mijiarto.par@upnjatim.ac.idAhmad Miftah Fajrinahmadmiftah@staff.ubaya.ac.idEndah Asmawatiendah@staff.ubaya.ac.idMikhael Ming Khosasihmikhaelming@staff.ubaya.ac.idNaif Santosonaifsantoso@gmail.com<p><em>Program pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan potensi hutan bambu di Desa Belik sebagai pengungkit ekonomi lokal sekaligus menjaga kelestarian ekologis dan sosial budaya. Metode yang digunakan adalah fasilitasi dan partisipasi melalui tahapan: forum diskusi dengan pemerintah desa, BUMDes, dan karang taruna untuk menyepakati isu prioritas serta rencana aksi; pelatihan yang diperkaya studi banding ke Wisata Hutan Bambu Bulaksalak (pembibitan dan pengawetan bambu), dan Desa Wisata Mutuk -Pusat Kerajinan Bambu (rantai nilai produk); serta pendampingan teknis pembuatan olahan rebung, pengawetan/pengeringan bambu, dan penyusunan pengelolaan hutan bambu. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, FGD, wawancara,dan dokumentasi. Hasil menunjukkan tersusunnya rencana aksi bersama, penguatan peran kelembagaan desa, BUMDes, karang taruna, serta lahirnya prototipe produk HHBK (olahan rebung dan kerajinan bambu), Pasar Pring Sewu dan aturan pengelolaan hutan bambu. Solusi yang ditawarkan memadukan konservasi, ekonomi kreatif berbasis bambu, dan kearifan lokal sehingga mendukung keberlanjutan wisata hutan bambu dan kesejahteraan masyarakat.</em></p>2025-11-30T00:00:00+07:00##submission.copyrightStatement##https://jurnal.narotama.ac.id/index.php/un-penmas/article/view/3402Perwujudan Kemandirian Ekonomi Desa Segoro Tambak Melalui Budidaya Udang Vanamei dengan Kolam Microbuble2026-05-24T14:31:07+07:00Sulistyo Emantoko Dwi Putraemantoko@staff.ubaya.ac.idSuyanto Suyantoemantoko@staff.ubaya.ac.idSlamet Winardiemantoko@staff.ubaya.ac.idTheresia Desy Askitosariemantoko@staff.ubaya.ac.id<p>Permintaan udang dunia terus meningkat, sementara Indonesia sebagai salah satu eksportir utama masih menghadapi kendala dalam mencapai target produksi akibat penurunan kualitas air tambak. Untuk menjawab tantangan ini, dilakukan program pengembangan budidaya udang vanamei pada kolam bundar dengan penerapan teknologi <em>Microbubble Generator</em>(MBG) di Desa Segoro Tambak, Sidoarjo. Kegiatan pengabdian yang dilakukan meliputi sosialisasi, pelatihan, pembangunan enam kolam bundar, pemasangan sistem MBG, serta pendampingan pengukuran kualitas air (pH, dan salinitas) dan pemeliharaan udang hingga panen. Hasil menunjukkan panen total sebesar 17,7 kg dengan nilai <em>Feed Conversion Ratio</em> (FCR) 1,17 yang ideal untuk budidaya komersial, meskipun <em>survival rate</em> (SR) 59% masih di bawah standar optimal. Hal ini membuktikan bahwa kolam bundar dengan sistem MBG mampu meningkatkan kualitas air dan mendukung keberhasilan budidaya udang pada lahan terbatas, serta berpotensi direplikasi di desa pesisir lain guna meningkatkan produktivitas dan profitabilitas secara berkelanjutan.</p> <p> </p>2025-11-30T00:00:00+07:00##submission.copyrightStatement##https://jurnal.narotama.ac.id/index.php/un-penmas/article/view/3227Penanggulangan Genangan Berwawasan Lingkungan di SMP Negeri 11 Kota Malang2026-05-24T14:31:08+07:00Ussy Andawayantiuandawayanti@ub.ac.idDian Sisinggihdiansisinggih@ub.ac.idVery Dermawanperyderma@ub.ac.idEry Suhartantoerysuhartanto@ub.ac.idSri Wahyuniyuniteknik@ub.ac.idRahmah Dara Lufirarahmahdara@ub.ac.id<p><em>Pengelolaan air hujan dan drainase yang kurang optimal dapat menyebabkan genangan serta pemborosan sumber daya air. Program pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi genangan air hujan di SMP Negeri 11 Kota Malang melalui pembuatan sumur resapan, penanaman pohon penyerap air, serta memanfaatkan sistem penjernihan air menggunakan tandon untuk mendaur ulang air drainase agar dapat digunakan kembali. Metode yang diterapkan mencakup survei lokasi, perencanaan desain sumur resapan, serta perencanaan instalasi sistem penjernihan air berbasis filtrasi. Sumur resapan berfungsi sebagai media infiltrasi untuk mengurangi limpasan air hujan, sementara sistem penjernih memungkinkan air drainase yang terkumpul di tandon dapat diolah menjadi air layak guna, seperti untuk keperluan menyiram tanaman dan keperluan lainnya. Hasil dari implementasi program ini adalah dapat mengurangi 75% volume genangan, meningkatkan 90% kesadaran lingkungan siswa, dan estetika sekolah menjadi lebih baik dan lebih nyaman dalam kegiatan belajar mengajar. Program ini diharapkan dapat memberikan edukasi kepada siswa dan tenaga pendidik mengenai pentingnya konservasi air dan teknologi pengolahan air sederhana.</em></p>2026-05-24T14:19:12+07:00##submission.copyrightStatement##https://jurnal.narotama.ac.id/index.php/un-penmas/article/view/3452Pemberdayaan Kelompok Air Minum “Lestari” Desa Kedungpandan Sidoarjo melalui PKM Menuju Kemandirian Air Minum2026-05-25T10:55:57+07:00Elok Damayantielok.damayanti@narotama.ac.id<p>Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) di Desa Kedungpandan, Kecamatan Jabon, Sidoarjo, bertujuan meningkatkan kapasitas produksi, manajemen usaha, dan pemasaran air minum dalam kemasan (AMDK) melalui penerapan teknologi dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan lokal. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahap utama, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode yang digunakan meliputi pelatihan manajemen keuangan, pemasaran digital, pendampingan produksi, serta penyediaan teknologi modern seperti mesin pengisi dan penutup gelas otomatis, diversifikasi kemasan, dan pengembangan identitas merek. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kompetensi masyarakat, efisiensi produksi, serta perluasan pasar produk AMDK. Penerapan teknologi dan inovasi tidak hanya meningkatkan kualitas produk dan produktivitas usaha, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.</p>2026-05-24T14:28:33+07:00##submission.copyrightStatement##https://jurnal.narotama.ac.id/index.php/un-penmas/article/view/3269Meningkatkan potensi kewirausahaan dan inovasi produk jamu di SMKN 1 Mojosongo Boyolali2026-05-25T10:56:21+07:00Agustina Intan Niken Tariintanniken@gmail.comCatur Budi Handayanicaturjazuli41@gmail.comNovian Wely Asmoronovianwelyasmoro@gmail.com<p><em>Entrepreneurship is one of the competency demands of graduates of SMK Negeri 1 Mojosongo. This competency is one of the indicators of the quality of human resources of SMK graduates. One of the efforts made is to instill an interest in entrepreneurship among its students, through the concept of cooperation with various parties, including the Agricultural Product Technology study program of Veteran Bangun Nusantara University. This concept of cooperation is in the form of knowledge transfer packaged in community service activities. This activity has several stages starting from identifying partner problems, namely the need to understand the concept of entrepreneurship, business plans, design concepts and innovations of contemporary herbal medicine products and business marketing. In the early stages of the activity, students were asked to take a pretest to determine the initial level of understanding. The second stage is the presentation of entrepreneurship material and discussion, the third stage is counseling on business plans, the fourth stage is counseling as well as a demonstration / direct practice of making contemporary herbal medicine product innovations. The activity ended with a post-test and testimonials on the results of the activity. The results of the community service showed an increase in knowledge of 25.64%.</em></p>2026-05-25T10:52:00+07:00##submission.copyrightStatement##https://jurnal.narotama.ac.id/index.php/un-penmas/article/view/3123Sosialisasi dan Optimalisasi Pengelolaan TPST3R di Desa Bentek Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara2026-05-25T11:03:03+07:00M Amar Sajaliamar@ub.ac.idPitojo Tri Juwonopitojo_tj@ub.ac.idRini Wahyu Sayektirini_ws@ub.ac.idRahmah Dara Lufirarahmahdara@ub.ac.idLaode Almay Fi Ahsany Taqwimmaihasballah@student.ub.ac.idMuhammad Azzikri Aditya Gamagamaaditya@student.ub.ac.idIlham Rifqi Zaputrailhamrifqizap@student.ub.ac.id<p><em>Optimalisasi Pengelolaan Sampah Terpadu melalui Pendekatan Reduce, Reuse, Recycle (3R) di Desa Bentek, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang tepat dan berkelanjutan. Pelaksanaan program melibatkan survei terhadap sistem pengelolaan sampah yang ada, analisis data yang terkumpul, serta program sosialisasi yang ditujukan kepada masyarakat, terutama siswa di Madrasah Tsanawiyah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman masyarakat mengenai teknik pemilahan sampah dan dampak negatif dari pengelolaan sampah yang tidak tepat. Selain itu, program ini berhasil melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam berbagai kegiatan pengelolaan sampah, menekankan pentingnya tanggung jawab bersama dalam mengatasi tantangan lingkungan. Solusi yang diusulkan meliputi pembangunan fasilitas pengolahan sampah yang lebih baik serta implementasi program edukasi berkelanjutan untuk menjaga kesadaran dan keterlibatan masyarakat. Intervensi ini bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat di Desa Bentek, serta meningkatkan kualitas hidup warganya. Dengan mengatasi aspek praktis dan edukatif, program ini menjadi langkah penting menuju pengelolaan sampah yang berkelanjutan, berkontribusi pada pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat setempat untuk mengadopsi solusi ramah lingkungan jangka panjang.</em></p>2026-05-25T11:03:03+07:00##submission.copyrightStatement##https://jurnal.narotama.ac.id/index.php/un-penmas/article/view/3497Pelatihan smart english teaching guru SD Islam Az-Zahro Gresik2026-05-25T11:22:46+07:00Siti Azizahsitiazizahsholychoen@gmail.comTjatursari Widiartinwidiartin@gmail.comEndang Noerhartatiendang_noer@uwks.ac.id<p><em>Sekolah Dasar (SD) memiliki peran strategis dalam membangun fondasi pendidikan anak, termasuk penguasaan bahasa Inggris. Seiring perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, metode pengajaran bahasa Inggris di SD perlu ditingkatkan agar lebih efektif dan menarik bagi siswa. SD Islam Az-zahro adalah sekolah yang memasukkan kegiatan pembelajaran bahasa inggris bagi siswanya. Meskipun memiliki potensi yang baik, SD ini masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya mata pelajaran bahasa Inggris yang semakin penting di era globalisasi dan digitalisasi. Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan sebuah kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat di SD tersebut. Tahapan pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Program pelatihan dan pendampingan yang dilaksanakan adalah memproduksi media ajar berbasis teknologi, penggunaan perangkat lunak/aplikasi dalam proses produksi materi ajar, serta pelatihan desain model pembelajaran bahasa inggris berbasis teknologi. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah peningkatan kemampuan guru yaitu prosentasi yang memiliki kemampuan mengajar Bahasa inggris meningkat minimal sebanyak 50%, memiliki keterampilan desain model pembelajaran bahasa inggris berbasis teknologi sesuai standar kualitas produksi materi ajar digital, memiliki keterampilan menggunakan minimal 1 jenis perangkat lunak/aplikasi dalam proses produksi materi ajar bahasa inggris berbasis teknologi, memiliki keterampilan menggunakan smart technology dalam proses pembelajaran bahasa inggris untuk siswa.</em></p>2026-05-25T11:22:46+07:00##submission.copyrightStatement##