Penerapan Prinsip Keberlanjutan di Hutan Bambu
Strategi Nilai Tambah dan Pelestarian Kearifan Lokal di Petung Park
Abstract
Program pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan potensi hutan bambu di Desa Belik sebagai pengungkit ekonomi lokal sekaligus menjaga kelestarian ekologis dan sosial budaya. Metode yang digunakan adalah fasilitasi dan partisipasi melalui tahapan: forum diskusi dengan pemerintah desa, BUMDes, dan karang taruna untuk menyepakati isu prioritas serta rencana aksi; pelatihan yang diperkaya studi banding ke Wisata Hutan Bambu Bulaksalak (pembibitan dan pengawetan bambu), dan Desa Wisata Mutuk -Pusat Kerajinan Bambu (rantai nilai produk); serta pendampingan teknis pembuatan olahan rebung, pengawetan/pengeringan bambu, dan penyusunan pengelolaan hutan bambu. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, FGD, wawancara,dan dokumentasi. Hasil menunjukkan tersusunnya rencana aksi bersama, penguatan peran kelembagaan desa, BUMDes, karang taruna, serta lahirnya prototipe produk HHBK (olahan rebung dan kerajinan bambu), Pasar Pring Sewu dan aturan pengelolaan hutan bambu. Solusi yang ditawarkan memadukan konservasi, ekonomi kreatif berbasis bambu, dan kearifan lokal sehingga mendukung keberlanjutan wisata hutan bambu dan kesejahteraan masyarakat.

