EVALUASI KAPASITAS SALURAN DRAINASE JALAN DI KETINTANG MADYA KOTA SURABAYA

  • MUHAMMAD BAHRUL ULUM Universitas Negeri Surabaya
  • R. Endro Wibisono Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Ketintang merupakan sebuah kecamatan yang berada di Kota Surabaya , tepatnya di Surabaya bagian selatan . Kecamatan ini mempunyai penduduk sebesar 46.424 jiwa pada tahun 2017. Kecamatan ini memiliki rata-rata pertumbuhan penduduk sebesar 0,0047% , akibatnya saluran pembuangan yang dulunya lebar dan dalam menjadi sempit dan dangkal dikarenakan semakin banyaknya pemukiman yang berkembang. Bila musim penghujan datang, saluran pembuang di Ketintang – Surabaya tidak mampu menampung air hujan  sehingga mengakibatkan meluapnya air di saluran pembuang dan banjir (Tabloid Nurani, 14April 2016). Pernah tercatat data lamanya genangan di wilayah Ketintang Surabaya pada tahun 2018 adalah 76 menit dengan kedalaman 19,83 cm. Tujuan penelitian ini adalah bagaimana menghitung debit banjir dan perencanaan dimensi saluran untuk tahun perencanaan tahun 2022 mendatang. Metode yang digunakan adalah analisa hidrologi, analisa data curah hujan, analisa curah hujan rata-rata, analisa debit banjir, analisa saluran Eksisting, analisa debit banjir 2 tahun mendatang (tahun 2022), dan kapasitas saluran untuk tahun 2022. Berdasarkan hasil analisa 4 sampel ruas saluran di ketintang yang terdiri dari saluran sekunder 1 , tersier 1 , quarter 1 dan quarter maka didapatkan bahwa saluran quarter 1 dan quarter 2  harus diubah bentuk penampangnya  agar tetap dapat menampung debit air selama 2 tahun mendatang sedangkan saluran sekunder 1 dan tersier 1 tidak perlu dirubah bentuknya. Selain itu berdasarkan hasil survey dilapangan ditemukan banyak sedimentasi di dasar saluran air yang mengakibatkan pendangkalan dan pengurangan volume air yang dapat ditampung. Oleh karena itu ,  diharapkan ada upaya nornalisasi dan pembersihan saluran air dari Pemerintah Kota Surabaya di wilayah Ketintang sebagai upaya pencegahan terjadinya genangan dan banjir

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2021-08-20
Abstract viewed = 0 times
INDONESIAN PDF downloaded = 0 times